Cara Mengatasi 7 Masalah Pada Kewanitaan | Vagina

Dapatkan pengetahuan tentang Usaha, Tips Kecantikan, Resep Masakan, Investasi, Bisnis Online, Budidaya Ternak, Info Online, Komputer, Sofware, Forex, Dll.


Total Pageviews

Peluang Usaha

Follow us

Blog Status

Search

Memuat...

Pengikut

Cara Mengatasi 7 Masalah Pada Kewanitaan | Vagina


Masalah - masalah yang banyak dialami Wanita pada Vagina - Pastinya pria menyukai Vagina yang indah, sehat, dan bersih ketika berhubungan seks. Sebagai Wanita alangkah baiknya mengetahui apa saja masalah - masalah yang sering terjadi pada vagina dan cara mengatasinya :

1. Vagina Kering

Kekeringan vagina
sering terjadi karena si wanita mengalami dehidrasi akibat kurangnya mengkonsumsi cairan, penyebab lain juga bisa dikarenakan seringnya mengkonsumsi obat yang mengandung (antihistamin). perawatan yang salah pun bisa menyebabkan penipisan jaringan mukosa dan penurunan kadar hormon selama menopause. Dan lagi Vagina yang kering akan terasa nyeri ketika berhubungan.



2. Merasakan panas ketika buang air kecil setelah berhubungan
Penyebab rasa panas setelah berhubungan intim, seperti gesekan yang kuat pada vagina yang kering. Cara mengatasinya berendamlah dalam air hangat setelah berhubungan. Dan selalu gunakanlah pelumas saat berhubungan untuk mencegah masalah ini terjadi.
Masalah ini bisa juga disebabkan karena Vagina atau saluran kemih mengalami infeksi. Tidak ada salahnya memeriksakan kondisi Anda ke dokter. Dokter yang lebih pasti dapat mengidentifikasi apa yang Anda alami dan memberikan obat yang tepat.
Masalah ini bisa Anda cegah dengan buang air kecil terlebih dahulu sebelum dan sesudah berhubungan.

3. Vagina mengalami Infeksi Ragi

Ragi adalah jamur yang tumbuh atau hidup di dalam vagina dengan jumlah yang sedikit, tetapi akan menimbulkan hal yang buruk jika jamur berkembang dengan jumlah yang banyak.
Penyebab Infeksi Ragi karena sering terjadinya gesekan pada permukaan Vagina, biasanya gesekan tersebut terjadi dengan celana dalam yang Anda pakai. Gesekan tersebut akan menimbulkan luka kecil di kulit halus sekitar klitoris dan vulva yang menyebabkan munculnya bakteri mikroba. Jamur akan tumbuh pada luka tersebut dan menyebabkan infeksi ragi.
Cara mencegahnya dengan mengunakan celana dalam yang berbahan kain yang dapat membuat vagina Anda dapat bernapas dan lebih kering, sehingga bakteri tidak mudah tumbuh dengan mudah.

4. Anda menularkan jamur dari vagina ke penis pasangan

Hal ini jarang terjadi, tapi seorang pria berpotensi mengalami gejala kemerahan, gatal, dan tidak nyaman setelah berhubungan tanpa mengunakan kondom.
Pria berisiko tinggi jika tidak minum antibiotik, dan saat sistem kekebalan tubuhnya tidak dalam kondisi prima, dan pasti akan sangat terganggu sekali jika pria tersebut tidak disunat. Wkwkwkwk... Peace :D
Mencegah dan Mengobati:
Dengan meminum obat anti jamur bisa digunakan untuk mengobati kondisi tersebut.
Untuk lebih amanya, tundalah waktu untuk berhubungan sehinga Anda tidak sampai menulari satu sama lain.

5. Posisi Rahim yang miring menyebabkan Vagina terasa sakit ketika berhubungan

Jika Anda merasakan sakit pada Vagina ketika berhubungan, segeralah periksakan kondisi Anda pada dokter. Rahim yang miring akan mengakibatkan rasa sakit ketika melakukan hubungan, Apalagi jika Anda suka dengan bebagai posisi.
Untuk mengurangi rasa itu, Wanita sebaiknya berada diposisi atas.

6. Benjolan kecil berisi cairan yang tumbuh di vagina

Penyebab masalah ini karena tersumbatnya kelenjar bartholin. Kelenjar bartholin adalah dua buah organ di bawah kulit vagina yang seukuran kacang yang berperan dalam proses Lubrikasi Vagina. Jika kelenjar ini tersumbat, sekresi cairan pelumas terjebak didalamnya dan menyebabkan tumbuhnya benjolan kecil yang lembut, licin dan membengkak di dekat lubang vagina.
Bartholin yang tersumbat biasanya jinak dan tidak memerlukan pengobatan. Anda mungkin dapat mengatasinya dengan berendam air hangat selama 20 menit dua atau tiga kali sehari.
Jika benjolan mengakibatkan sakit dan bila ukurannya bertambah besar, segeralah hubungi dokter, karena mengetahui yang terjadi lebih dulu lebih baik daripada terlambat.

7. Tidak Menstruasi setelah minum Pil KB

Inilah efek samping Pil KB. Pil KB mengunakan Hormon yang dapat mengganggu sistem alami tubuh yaitu proses Ovulasi dan Menstruasi. Dan Anda bisa menstruasi lagi setelah menghentikan penggunaan pil KB tersebut.
Jika dalam waktu 3 bulan masih saja belum mendapatkan Menstruasi atau Ovulasi segeralah berkonsultasi dengan dokter. Proses terlambatnya Menstruasi atau Ovulasi dalam ilmu kedokteran disebut juga Amenore. Hentikan pemakaian pil KB karena jika Anda mengidap Amenore, Amenore dapat menjadi gejala dari masalah kesehatan lainnya. Seperti Kista, Tumor dan gangguan kesehatan yang lain.

Semoga Artikel Cara Mengatasi 7 Masalah Pada Vagina dapat menambah pengetahuan Anda dan memberi wawasan Anda untuk mencegah masalah-masalah tersebut.

Sumber : Detik.com

Artikel Terkait Kesehatan

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kesehatan dengan judul Cara Mengatasi 7 Masalah Pada Kewanitaan | Vagina . Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://infocaracara.blogspot.com/2013/02/cara-mengatasi-7-masalah-pada.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: CyNdie - 2/20/2013

Belum ada komentar untuk "Cara Mengatasi 7 Masalah Pada Kewanitaan | Vagina "

Poskan Komentar